Tampilkan postingan dengan label Charger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Charger. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2019

Harga Charger Xiaomi Original Quick Charge 3.0 Yang Dijual Di Authorized Service Center!

Charger Xiaomi Anda rusak, hilang, atau mau upgrade ke charger yang sudah support fast charging Quick Charge 3.0?

Memang banyak yang jual power adaptor Quick Charge bermerk menyerupai Aukey, Tronsmart, Anker, dll. Tapi mungkin ada sebagian orang yang ingin charger bermerk Xiaomi menyerupai bawaan dari paket penjualannya.

Baca Juga: CEK SEBELUM BELI! Charger Berlogo Quick Charge 3.0 Murah Rp. 30rb-an!

Sekedar isu saja, kalau Anda ingin membeli aksesoris atau suku cadang resmi Xiaomi yang dijamin keasliannya, Anda dapat membelinya di Authorized Service Center Xiaomi.

Ini chargernya, yang bawah yang dibeli di ASC Xiaomi.. dan untuk perbandingan, yang atas yakni bawaan dari paket penjualan Pocophone F1..


Charger original Xiaomi yang sudah mendukung Quick Charge 3.0 dijual di Authorized Service Center seharga Rp. 90.000,-


Baca Juga: FAST CHARGER Wireless 20 Watt dan Power Adaptor 27W Xiaomi Mi 9

Untuk alamat ASC dan ESC Xiaomi dapat cek di situs resminya: https://www.mi.co.id/id/service/repair/

Ok, sekian sekilas isu wacana charger original Xiaomi. Semoga bermanfaat! Sumber foto: FB Affif Satrio.

Rabu, 27 Februari 2019

Cek Sebelum Beli! Charger Berlogo Quick Charge 3.0 Murah Rp. 30Rb-An!

Hallo elppaster, kali ini aku mau share charger yang aku beli, alasannya ialah murah harganya cuma Rp. 30rb kurang sedikit.

Penasaran dengan teknologi Qualcomm Quick Charge 3.0 nya, alasannya ialah QC3.0 ini teknologi fast charging dari Qualcomm yang perlu lisensi alias berbayar alias perusahaan pembuat charger harus bayar ke Qualcomm untuk mendapat fitur ini.


Fitur-fitur charger YSY-370 ini:
  • 1 Port USB mendukung Qualcomm Quick Charge 3.0 (dengan output: 3.6-5V-3A, 5V-9V/2A, 9V-12V/1.6A)
  • Smart Chip
  • Over Voltage Protection

Makara charger ini dapat dibilang murah, soalnya bila dibandingkan dengan yang bermerk menyerupai Aukey, Tronsmart, atau Anker dengan teknologi QC3.0 harganya dapat 100-200rb.

Setelah aku tes:
  • Voltase stabil (dengan adanya fitur Over Voltage Protection)
  • Fitur Quick Charge berfungsi
  • Build quality tidak mengecewakan bagus, sudah aku coba jatuhkan dari ketinggian 1m dan juga dibanting tidak pecah dan masih berfungsi
  • Saat ngecas ponsel Xiaomi Redmi 5 dan Xiaomi Mi Note, touchscreen tidak terganggu tidak loncat-loncat
 Untuk lebih lanjutnya silahkan tonton video berikut ini..


Kesimpulan perihal charger ini..

Lumayan lah untuk cadangan, dengan harga 30rb-an sudah mendapat fitur Quick Charge 3.0, voltase cukup stabil, dan build quality lumayan.

Tapi aku tidak tahu apakah ini benar-benar teknologi Qualcomm QC3.0 orisinil atau tiruan/palsu/fake/refurbish mengingat harganya yang kurang masuk akal.

Baca Juga: Mana Charger yang Paling Bagus? ANKER vs AUKEY vs TRONSMART

Jika ingin yang lebih terjamin aku sarankan cari brand yang sudah terdaftar di Qualcomm menyerupai Tronsmart, Aukey, Anker, Orico, dll. Selain mendapat lisesnsi resmi, brand tersebut juga mempunyai fitur keamanan yang lebih banyak dengan build quality yang premium.

Senin, 25 Februari 2019

Fast Charger Wireless 20 Watt Dan Power Adaptor 27W Xiaomi Mi 9

Pada unboxing Xiaomi Mi 9 versi global, dalam paket penjualannya hanya diberikian charger 18W (Quick Charge 3.0), padahal Mi 9 mendukung pengisi daya 27W.

Salah satu keunggulan Xiaomi Mi 9 menghadirkan teknologi pengisian daya gres yang support pengisian pada 27W. Ini lebih cepat daripada Quick Charge 3.0 dan bahkan OnePlus Dash Charge tetapi sedikit lebih lambat dari Warp Charge 30 yang baru. Sayangnya, Anda tidak akan menemukan wall adaptor 27W di dalam kotak penjualan bila Anda membeli Mi 9 (setidaknya varian standar).

Anda juga tidak sanggup membeli adaptor secara terpisah bila Anda benar-benar menginginkannya. Jadi, bagaimana cara mendapatkannya?

Untuk mendapat power adapter 27W, Anda harus membeli bundel Wireless Charger 20W. Bundel ini meliputi Pad Pengisian Wireless Mi 20W dan wall adaptor 27W seharga ¥ 149 ( Rp. 311.000,-). Ini juga termasuk kabel USB Type-C 1m dengan ujung USB Type-A yang masuk ke adaptor. Xiaomi menyampaikan kabel mendukung pengisian cepat 3A.


Wall adaptor 27W mendukung input daya berikut: 5V 3A, 9v 2A, 12V 2.25A, dan 20V 1.35A. Ada juga banyak sumbangan keselamatan di dalamnya untuk menjaga ponsel Anda dari kerusakan.

Baca Juga: DxOMark: Xiaomi Mi 9 Smartphone Terbaik di Video, Samsung Galaxy S10+ Terbaik Untuk Selfie

Anda masih sanggup membeli gel pengisian nirkabel 20W secara terpisah seharga ¥ 99 (sekitar Rp. 207.000,-). Ini mempunyai peringkat input daya 20V 1.35A dan peringkat output daya 15V 1.33A. Ini juga sanggup dipakai di Mi MIX 2, Mi MIX 3 dan perangkat yang kompatibel dengan Qi.

Bundel ini sudah tersedia di situs penjualan Xiaomi, dan akan tersedia di Mi Store.

Rabu, 23 Januari 2019

Daftar Smartphone Dan Charger Yang Mendukung Teknologi Fast Charging Quick Charge 4+


Setelah lebih dari satu tahun semenjak pengumumannya, hanya beberapa perangkat yang mendukung teknologi Quick Charge 4+ Qualcomm yang cepat. Daftar ponsel dan pengisi daya bersertifikasi telah diperbarui lagi dan ponsel Xiaomi merupakan sepertiga dari daftar tersebut.

Baca Juga: Belum Tau Apa Itu Fast Charging? Ini Penjelasan Mudahnya!


Jika Anda menginginkan ponsel yang mendukung Quick Charge 4+, Anda harus mempertimbangkan salah satu ponsel di bawah ini:
  • RUPS X3
  • BQ Aquaris X2
  • BQ Aquaris X2 Pro
  • LG G7 ThinQ
  • LG V40 ThinQ
  • Nubia Z17
  • Nubia Z18
  • Razer Phone
  • Razer Phone 2
  • Qiku N7 Pro
  • Smartisan R1
  • Xiaomi Mi 8
  • Xiaomi Mi 8 Explorer Edition
  • Xiaomi Mi 8 Pro
  • Xiaomi Mi A2
  • Xiaomi Mi MIX 3
  • Xiaomi POCO F1
  • ZTE Axon Pro 9

Meskipun ponsel Xiaomi mendominasi daftar, dalam paket penjualan ponsel ini tidak disertai dengan charger Quick Charge 4+. Kami kira alasannya ialah semoga harga ponsel dapat tetap murah. Begitu juga pada perangkat yang mendukung Quick Charge 4, menyerupai Redmi Note 7/7Pro yang hanya disertakan charger standar 5V 2A.

Quick Charge 4+ lebih cepat dan lebih efisien daripada Quick Charge 3.0 tetapi kemungkinan masih tidak akan mendapat banyak adopsi alasannya ialah alasan berikut. Pertama, sejumlah produsen mempunyai teknologi pengisian cepat sendiri - OPPO mempunyai VOOC dan Super VOOC, OnePlus mempunyai Warp Charge, dan Huawei dan Honor mempunyai SuperCharge.

Produsen ini lebih suka memakai teknologi pengisian cepat mereka sendiri daripada membayar Qualcomm untuk sertifikasi Quick Charge 4+. Beberapa teknologi fast charging ini juga lebih cepat daripada Quick Charge 4+ yang berarti tidak ada laba bagi mereka untuk beralih.

Lebih banyak ponsel akan bergabung dengan daftar tahun ini tetapi jangan berharap dengan jumlah yang signifikan.

Selain ponsel yang mendukung Quick Charge 4+, tentu kita juga berharap kemunculan charger yang mendukung teknologi ini terutama dari pihak ke tiga. Belkin sudah ada dalam daftar charger dengan sertifikasi Quick Charge 4+ namun tampaknya belum dirilis. Kita berharap brand lain yang mempunyai sasaran market Indonesia menyerupai Anker, Aukey dan Tronsmart juga segera menyusul masuk ke dalam daftar tersebut.

Source: Qualcomm.

Selasa, 01 Januari 2019

Smartphone Fast Charging Tercepat Di Dunia, Oppo R17 Pro Mengisi Daya 92% Hanya Dalam 30 Menit!

Saat ini, teknologi pengisian cepat yaitu gimmick pemasaran baru. Perusahaan seluler berusaha keras untuk menciptakan perangkat mereka dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat terbaru.

Hampir setiap produsen ponsel besar mempunyai teknologi fast charging menyerupai Vivo mempunyai teknologi sendiri, OnePlus mempunyai Dash Charging dan Oppo dilengkapi dengan pengisian daya Super Vooc.

Hari ini, dalam tes pengisian daya, Oppo R17 Pro bangkit lebih dulu melawan 59 ponsel dan berhasil mendapat muatan 92% hanya dalam 30 menit.

Baca Juga: Apa itu Fast Charging?



Karena sebagian besar pengisian cepat cenderung mengisi lebih cepat dalam setengah jam pertama, maka, sumber tersebut telah mengumpulkan 59 perangkat yang berbeda untuk mengetahui perangkat mana yang menunjukkan pengisian tercepat.

Ini juga membantu untuk mengetahui produsen mana yang cenderung mengatakan pinjaman untuk pengisian paling cepat dalam hal kecepatan dan keamanan.


Setelah tes selesai, Oppo R17 Pro mencapai angka 92% yang merupakan yang tertinggi untuk mengisi baterai 3700 mAh dengan pengisian daya SuperVOOC sebesar 50 W. Runner-up kedua yaitu Honor Magic 2 dengan 83% daya baterai hanya dalam 30 menit. Ini dilengkapi dengan baterai 3500 mAh dengan pengisian cepat 40W.

Di posisi ketiga dan keempat, Meizu Pro 7 Plus dan Oppo R11 bangkit dengan 66%. Sementara Meizu Pro 7 ada di depan dengan daya pengisian cepat 20W pada baterai 3500 mAh dan Oppo R11 telah berhasil mengisi baterai 3000 mAh pada 20W.

Di tempat-tempat berikut, perangkat menyerupai Vivo X21, Charm Blue S6, OnePlus 5T, Nut Pro 2, Huawei Mate 10, dll terjadi. Xiaomi's Mi Mix 3 yaitu satu-satunya perangkat dari Xiaomi yang berhasil mendapat posisi ke-15 dengan muatan 56%. Sementara Apple telah mempertahankan muatan 40% dengan kepala charger iPad.

Secara keseluruhan, pabrikan Cina unggul dalam menyediakan solusi pengisian tercepat. Sebagian besar dari 10 daerah teratas diduduki oleh pabrikan ini. Sementara pengisian Super Vooc Oppo telah berhasil mengungguli dalam mengisi daya perangkat.

Ini yaitu persaingan yang sehat dari sebagian besar produsen, dan kami mengharapkan lebih banyak inovasi di tahun-tahun mendatang. Source: Gizmochina.

Rabu, 04 Juli 2018

Oppo Super Vooc, Teknologi Charger Tercepat, Baterai Penuh 35 Menit

Pada peluncuran Oppo Find X pada 19 Juni 2018 kemudian di museum Lourve, Paris, Prancis itu, Oppo tidak hanya mengumumkan smartphone terbarunya sajat, tetapi juga meluncurkan teknologi pengisian baterai terbaru dan tercepat, ialah Super VOOC.

Dua tahun sebelumnya Super VOOC tersebut telah diperkenalkan di ajang MWC 2016, namun gres di tahun 2018 ini saja disematkan di ponsel, ialah Oppo Find X edisi Lamborghini.

Teknologi Oppo Super VOOC


Anyi Jiang (Vice President Oppo) mengungkapkan bahwa teknologi Super VOOC pada Oppo Find X Automobile Lamborghini Edition sanggup meningkatkan kecepatan pengisian baterai sangat signifikan.

Smartphone dengan teknologi Super VOOC sanggup memakai daya hingga 51 Watt dan disinyalir sanggup mengisi baterai (3400 mAh) Find X edisi Lamborghini dari posisi baterai 0 hingga 100% dalam waktu 35 menit saja.

Perbedaan ini cukup jauh bila dibandingkan dengan teknologi VOOC sebelumnya yang terdapat di Oppo Find X versi standar.


Sayang sekali Super VOOC ini gres sanggup dinikmati oleh pemilik smartphone Oppo Find X edisi Lamborghini yang harganya tergolong mahal ialah sekitar $1000 atau Rp. 28 juta.

Apakah Super VOOC Membuat Panas?


Untuk memastikan hal itu, kami bertanya kepad kepada Alex MacGregor, Oppo Internation Public Relations Manager, perihal teknologi dibalik Super VOOC.

"Teknologi Super VOOC telah mempunyai rancangan baterai seri Bi-cell dan mendukung mode fast charging 10V 5A," kata MacGregor. "Rancangan tersebut meniru tenaga pengisian daya dibandingkan dengan single cell, dan baterai cell phone sanggup diisi penuh dalam 35 menit."

Mengisi baterai dengan cepat berarti mengakibatkan panas lebih banyak, dan berpotensi menciptakan masalah, betul?

"Teknologi ini mempunyai banyak fitur keamanan dibandingkan dengan VOOC sebelumnya, dengan lima fitur pinjaman termasuk temperatur rendah dan voltase rendah, memastikan kecepatan dan keamanan ketika pengisian," kata dia.

Minggu, 31 Desember 2017

Adakah Produk Tronsmart, Aukey, Anker Palsu?

Adakah Produk Tronsmart Palsu?


Elppas, sebagai penjual produk Tronsmart, salah satunya kabel data Tronsmart, beberapa kali aku menerima pertanyaan dari calon pembeli, "ori gan?," "dijamin ori?"


Memang tidak ada kata-kata "Tronsmart palsu" tapi dengan pertanyaan tersebut seperti ada produk Tronsmart palsu.

Sejauh ini yang aku ketahui sih tidak pernah menemukan masalah produk Trosnmart dipalsukan, baik charger, powerbank, apalagi cuma sekedar kabel data.

Saya sudah mencari di Google dengan kata kunci "Tronsmart Palsu" dan "Fake Tronsmart" tidak ditemukan ada masalah pemalsuan pada produk ini.

Namun bila Anda menemukan produk Tronsmart tiruan silahkan infokan di komentar.

Adakah Produk Aukey Palsu?


Sama halnya dengan Tronsmart, sampai ketika artikel ini ditulis, Elppas tidak menemukan masalah mengenai produk palsu Aukey.

Adapun yang ditemukan justru Aukey yang dianggap meniru sertifikasi logo Intertek di wall charger-nya pada model PA-U32

Produk tersebut memasang logo cETLus Certification dengan control number: 4010025 tanpa otorisasi dari pihak Intertek.


Info didapat dari link: http://www.intertek.com/WorkArea/DownloadAsset.aspx?id=34359756154
Via:  https://www.flyertalk.com/forum/travel-technology/1799663-aukey-charger-has-fake-certification.html

Namun tampaknya produk tersebut khusus di jual di market US dan Canada.

Adakah Produk Anker Palsu?


Kalau Anker sepertinya sudah ada produk palsunya walaupun dari hasil pencarian di Google dengan kata kunci "Anker Palsu" belum ada kasusnya.

Yang aku temukan hanya halaman di Tokopedia, tepatnya di halaman produk penjualan pada deskripsinya menuliskan "HATI-HATI ANKER PALSU BEREDAR DI INDONESIA!", dan pemilik toko tersebut yakni official store Anker Indonesia.

Link https://www.tokopedia.com/anker-indonesia/hati-hati-anker-palsu-beredar-di-indonesia


Untuk luar negeri, sanggup dicari dengan kata kunci "Fake Anker" Anda sanggup menemukan beberapa masalah mengenai produk palsu Anker.

Kaprikornus untuk produk Anker aku kira kasatmata ada pemalsuan. Ya mungkin alasannya yakni Anker ini sudah terkenal dan harganya juga tidak mengecewakan mahal-mahal, jadi masuk akal saja bila ada pemalsuan.

Resmi, Black Market/Import, dan Palsu


Sepengetahuan aku ada beberapa bentuk peredaran produk dari brand-brand diatas, diantaranya:
  • Resmi berarti diimpor dan didistribusikan oleh pihak yang sudah menerima otorisasi dari pemilik merk. Aukey dan Anker sudah ada agen resminya di Indonesia. Garansi biasanya 1-2 tahun, terjamin kualitasnya. Tapi harganya tidak mengecewakan mahal.
  • Black Market/import langsung/non-resmi tapi barang original. Tronsmart belum ada resminya. Harga biasanya lebih murah dari resmi (bisa 10-40%) tapi hanya dikasih garansi 1 bulan.
  • Palsu. Biasanya harga juah lebih murah, lebih dari 50% lebih murah.
Namun perlu diperhatikan juga, beda kemasan belum tentu palsu, alasannya yakni sepengalaman aku sebagai penjual. Sewaktu-waktu kemasan sanggup berubah atau bahkan desain dari produknya pun sanggup berubah menyerupai goresan pena yang asalnya putih jadi abu-abu. Hal itu biasanya untuk membedakan batch produksi.

Yang paling terang dari barang palsu biasanya yakni build-quality, alasannya yakni kualitas sangat memilih harga. Barang palsu tentunya mentarget harga termurah.

Demikian gosip seputar ada atau tidaknya produk palsu dari brand Tronsmart, Aukey, dan Anker. Mereka merupakan beberapa produsen charger terbaik.

Jika Anda menemukan barang palsu diantara brand tersebut, silahkan membuatkan gosip di komentar.

Kamis, 14 Desember 2017

Car Charger Berlisensi Dan Alternatif Untuk Nintendo Switch

Sebagian orang mungkin gundah dengan spesifikasi charger Nintendo Switch. Karena dari warta yang tercetak di charger mempunyai dua output:
  • 5V 1,5A (7.5W)
  • 15V 2.6A (39W)
Anda tidak perlu khawatir dengan itu. Jika Anda sudah membaca artikel aku sebelumnya (Memilih Charger Alternatif dan Power Bank Untuk Nintendo Switch) maka Anda tahu bahwa bahwasanya Nintendo Switch sanggup di-cas dengan charger 5V 1.5A.

15V 2.6A ialah maksimal yang sanggup disalurkan oleh charger ketika perangkat sedang membutuhkan power besar, menyerupai pada dikala main game berat dan terhubung ke dock yang mungkin membutuhkan daya untuk hdmi dan 3 usb port. Walau demikian 15V 2.6A (39W) tidak akan terpakai semua.

Car Charger Untuk Nintendo Switch


Jika Anda menginginkan charger kendaraan beroda empat berlisensi Nintendo, Anda sanggup membeli Hori Nintendo Switch charger..

Berikut Fitur dan Sepsifikasinya:
  • Officialy licensed by Nintendo
  • DC input: 12/24V
  • DC output: 5Volts 3Amperes
  • Tipe kabel: USB Type-C
Jangan tanya belinya di mana, alasannya ialah Elppas ambil dari bestbuy.com dengan harga $19.99. Silahkan Anda cari di toko Nintendo atau cari online baik di marketplace lokal maupun luar.

Selain Hori, brand yang berlisensi Nintendo juga ada PDP Nintendo Switch Play & Charge dengan ampere dibawah Hori.

Charger Mobil Alternatif Untuk Nintendo Switch


Kalau melihat spesifikasi charger Hori dan PDP diatas bahwasanya output-nya standar USB-C yaitu 5V 3A. Kaprikornus bahwasanya Anda tinggal mencari charger dengan spesifikasi yang sama. Diutamakan dengan brand yang baik build qualitinya. Dan kalau ingin lebih baik, cari USB-C dengan protokol Power Delivery.

Untuk pasaran Indonesia merk-merk yang build qualiti-nya anggun mungkin Anda sudah tidak ajaib lagi dengan brand Anker, Aukey, Tronsmart, dan sejenisnya.

Berikut yang aku temukan yang mungkin sanggup Anda pertimbangkan untuk car charger alternatif Nintendo Switch..

Tronsmart Charger Mobil USB Type C QC 3.0 - C2PTU 33W


Car charger model C2PTU dari Tronsamrt ini mempunyai dua buah port:
  1. USB-A dilengkapi dengan teknologi Quick Charge 3.0 (18W) dan ViltIQ
  2. USB-C dengan output 5V 3A (15W)
Sehingga total watt yang sanggup disalurkan melalui charger kendaraan beroda empat ini ialah 33W.

Model lain dari Tronsmart yang mempunyai port USB-C ialah model CCTA.

Harga kisaran Tronsmart C2PTU non-resmi (import) dengan garansi 1 bulan ini sekitar Rp. 200rb.

Aukey CC-Y3 3-Ports Car Charger

Charger kendaraan beroda empat model CC-Y3 dari Aukey ini mempunyai 3 buah port yang terdiri dari 1 USB-C dengan teknologi Quick Charge 3.0 (18W) dan 2 buah port AiPower 5V 3A (30W), sehingga total output yang sanggup disalurkan charger ini ialah 48W. 

Tetapi aku tidak menyarankan Anda memakai 3 buah port sekaligus di dalam mobil, alasannya ialah untuk menghindari panas berlebihan.

Harga resmi untuk Aukey CC-Y3 ialah Rp. 345rb.

Model lain yang sudah di tes dan berfungsi untuk ngecas Switch adalah  Aukey CC-Y4.

Nah itu mungkin yang sanggup dijadikan alternatif sebagai car charger untuk Nintendo Switch. Hanya itu yang sanggup Elppas temukan, alasannya ialah keterbatasan waktu dan keterbatasan peredaran car charger USB-C di Indonesia.

Jika Anda mempunyai rekomendasi yang lain silahkan menyebarkan di komentar. Jangan lupa like dan share, supaya bermanfaat!.

Rabu, 13 Desember 2017

Memilih Charger Alternatif Dan Power Bank Untuk Nintendo Switch

Tidak menyerupai biasanya yang memakai port khusus untuk Nintendo. Nintendo Switch memakai port USB-C yang sudah sangat umum untuk mengisi daya. Spesifikasi adaptor AC standar yang disertakan dalam kemasan ialah 5V-15V 2.6A (maks. 39 watt).

Kali ini Elppas akan membuatkan warta mengenai charger yang sanggup dipakai untuk Nintendo Switch sebagai cadangan atau mungkin sebagai pengganti kalau charger bawaan rusak atau hilang.

Nintendo Swtich di cas dengan charger Apple 12W. Pic by Clumsy Croatia

Memilih charger alternatif dan power bank yang handal untuk Nintendo Switch yang akan mengisi baterai sambil bermain ditentukan oleh dua pertanyaan berikut:
  1. Berapa banyak daya yang dipakai Nintendo Switch dari charger Anda?
  2. Berapa banyak daya yang dipakai Nintendo Switch ketika bermain?
Sebuah strees test dilakukan dalam sebuah video yang diunggah ke Vimeo pertanda bahwa ketika bermain game Nintendo Switch menguras daya paling tinggi sebesar 8.75 watt!


Pada video tersebut Nintedo Switch tidak mengambil daya maskimal yang didukung charger. Pada charger 5V 2,4A (12W) hanya akan menyalurkan 1.5W ke Switch dan charger USB-C 5V 3A (15W) hanya mengirim sekitar 10W. Sedangkan dengan charger USB-C Power Delivery akan menyalurkan daya maksimal 9V 2A 8W).

Dengan data tersebut, kita sanggup lebih bijak dalam menentukan charger alternatif untuk Switch apabila charger bawaan tertinggal, rusak atau hilang..

Charger Alternatif Untuk Nintendo Swtich


Ada 3 saran untuk Anda dalam menentukan charger alternatif:
1. Tidak perlu membeli charger baru.

Anda mungkin mempunyai charger USB-A pada umumnya menyerupai charger smartphone atau power bank dengan output minimal 5V 1.5A. Anda hanya perlu memastikan kualitas chargernya bukan abal-abal..


Gunakan saja itu, pasangkan dengan kabel USB A-C yang anggun (seperti yang disertakan oleh Nintendo dengan Pro Controller / Charging Grip), kombinasi ini akan "cukup baik," untuk ngecas sambil bermain, namun akan lebih baik kalau di cas dalam kondisi stand by.

2. Jika Anda ingin meng-upgrade atau membeli yang baru, namun ingin menyeimbangkan kinerja dan harga, Anda harus membeli charger tipe USB C. Pengisi daya USB-C biasa / standar (5V 3A) menjadi lebih umum dan harganya turun.
Charger semacam ini sanggup dipercaya mengisi baterai Switch dalam segala kondisi, sambil bermain atau stand by.

3. Jika Anda ingin mendapat charger terbaik / tercepat, dapatkan charger USB-C dengan USB-PD.


Charger dengan USB-Power Delivery biasanya akan lebih mahal, namun akan menunjukkan sebagian besar daya (hingga 18W) dan akan mengisi baterai Switch dengan cepat, bahkan sambil bermain game paling berat pun.

Charger dan PowerBank Rekomendasi Untuk Nintendo Switch


Ada beberapa charger rekomendasi yang saya temukan di situs luar, sanggup cek disini. Tetapi kebanyakan charger tersebut belum atau tidak ada di pasaran Indonesia. Yang ada mungkin diantaranya adalah.. (diurutkan dari yang paling direkomendasikan)..


  • Nintendo Switch AC Adapter. Harga original sekitar Rp. 400rb. Hati-hati banyak yang palsu.
  • Powerbank: Anker PowerCore+ 26800 mAh. Harga resmi Rp. 1,574jt.
  • Charger stasion: Anker PowerPort 5 USB-C. Harga resmi Rp. 608rb.
  • Powerbank: Anker PowerCore 20100. Harga resmi Rp. 838rb.
  • Wall charger: Apple 12W iPad USB charger. Harga resmi iBox Rp. 389rb. Awas banyak yang palsu.
  • PowerBank: Anker PowerCore 13000mAh. Harga resmi Rp. 713rb.
  • Powerbank: Anker PowerCore 10000mAh. Harga resmi Rp. 466rb.
Jika tidak ada yang cocok dengan budget Anda, kembali ke kriteria di atas:

Tanya Jawab


Q: Apakah Saya perlu charger yang sama dengan spesifikasi Nintendo AC Adapter 15V 2.6A?
A: Tidak. Nintendo Switch sanggup di cas dengan 5V/9V/12V/15V.

Q: Charger/powerbank Qualcomm Quick Charge 2.0/3.0 mendukung voltase tinggi (9V/12V) apakah itu berarti akan mengisi baterai pada status fast-charge?
A: Tidak. Nintendo Switch tidak mendukung teknologi Quick Charge sehingga hanya akan mengisi pada voltase standar 5V.

Sumber:

Artikel ini dibentuk bukan hasil tes atau pengalaman langsung Elppas. Saya hanya membaca dan mensarikan dari beberapa sumber berikut..
  1. https://vimeo.com/212532179
  2. https://medium.com/@clumsycontraria/how-to-choose-your-nintendo-switch-charger-d0ebd84afdf9
  3. https://www.reddit.com/r/NintendoSwitch/comments/6jnkl4/list_of_recommended_switch_usbc_chargers/
  4. http://www.hardwarezone.com.sg/feature-what-you-need-know-about-nintendo-switchs-support-usb-type-c-and-power-delivery/how-select-power-adapter-or-power-bank-switch
Demikian warta menentukan charger alternatif third-party dan powerbank untuk Nintedo Switch. Semoga bermanfaat. Jika Anda punya rekomendasi silhakan membuatkan di komentar. Tolong bantu like dan share:)

4 Wall Charger Aukey Dengan Usb Type-C Berteknologi Power Delivery 2.0/3.0

Jika Anda mencari solusi charger All-in-one, charger dengan USB Type-C Power Delivery ialah solusinya. Mau buat Macbook, Smartphone, Tablet, Nintendo Switch, dan perangkat mobile lainnya yang memakai port power USB-C.

Baca juga:
Ok, Elppas akan merangkum 4 buah wall charger dari Aukey yang sudah mendukung USB-C Power Delivery. Ingat, bahwa tidak semua charger dengan port Type-C mendukung Power Delivery!

Langsung aja kita bahas satu-satu.. dan di bab simpulan nanti aku buatkan tabel berbandingan spesifikasinya..

1. Aukey PA-Y7 Amp PD Duo USB-C Wall Charger



Aukye PA-Y7 Amp PD Duo ini sedikit unik dan berbeda dari wall charger pada umumnya, alasannya ialah dibekali dengan adaptor berupa splitter yang sanggup merubah dari USB-C dan menggandakannya menjadi 2 port USB-A.


USB-A tersebut sanggup menyalurkan power masing-masing sebesar 5V 2.4A.

USB-C Power Delivery 2.0 dengan output maksimal 29W sanggup mengisi perangkat yang kompatibel lebih cepat pada voltase yang lebih tinggi secara efisien.

2. Aukey PA- Y8 USB-C Wall Charger dengan Power Delivery 3.0






Wall charger Aukey PA-Y8 ini kemungkinan penerus dari PA-Y7 namun tanpa adaptor, jadi hanya mempunyai satu port output berjenis USB Type-C.

USB-C ini dilengkapi dengan fitur Power Delivery 3.0 yang lebih efisien untuk perangkat yang kompatibel. Dan selain itu, tentu PD 3.0 kompatibel juga dengan PD 2.0 sehingga Anda tetap sanggup mengandalkan satu chrger untuk semua perangkat dengan USB-C menyerupai laptop, smartphone, dan tablet dengan daya maksimal 27 W.

3. Aukey PA-Y10 Amp USB-C Wall Charger Power Delivery 3.0


Model PA-Y10 ini mempunyai 2 buah port (1x USB-C dan 1x USB-A) sehingga lebih nyaman lagi kalau Anda mempunyai beberapa perangkat dengan charger port USB-C dan USB-A.

Untuk port USB-C dilengkapi dengan fitur Power Delivery 3.0 yang sanggup menyalurkan daya maksimal sebesar 46W sehingga lebih cocok untuk laptop/macbook yang membutuhkan daya besar.

Sedangkan pada port USB-A mendukung output 10.5W (5V 2.1A) yang cocok untuk smartphone Android dan iPhone.

Baca juga: Charger USB-C Power Delivery Alternatif Untuk iPhone 8/X

4. Aukey PA-Y11 Amp PD USB-C Wall Charger


Model PA-Y11 ini mempunyai fitur paling lengkap dengan ditambahkan pertolongan Quick Charge 3.0 pada port USB-A, sehingga Anda sanggup melaksanakan pengisian baterai cepat dengan output maksimal 18W pada perangkat yang mendukung QC3.0.

Namun sayang untuk output USB-C Power Delivery 3.0 nya lebih kecil dari model PA-Y10 yaitu hanya 30W.

Makara pastikan Anda menentukan sesuai kebutuhan dan budget Anda tentunya.

Perbandingan Aukey PA-Y7, PA-Y8, PA-Y10, dan PA-Y11


Untuk spesifikasi masing-masing charger diatas, Elppas buatkan tabel saja biar sanggup eksklusif dibandingkan..

Model Number PA-Y7 PA-Y8 PA-Y10 PA-Y11
Input AC 100-240V 50/60 Hz AC 100-240V 50/60 Hz AC 100-240V 50/60 Hz AC 100-240V 50/60 Hz
USB-A Output (Ai-Power) 5V 3A Max
5V 2.1A QC3.0 5V 3A, 9V 2A, 12V 1.5A
Output (USB-C) 5V 3A, 9V 3A, 14.5V 2A (PDO) 5V 3A, 9V 3A, 12V 2.25A, 15V 1.8A, 20V 1.35A; (PPS) 3–11V 3A (PDO) 5V 3A, 9V 3A, 12V 3A, 15V 3A, 20V 2.3A; (PPS) 3V–16V 3A 5V 3A, 9V 3A, 12V 2.5A, 15V 2A, 20V 1.5A
Total Power Output 29W 27W 56.5W 48W
Berat 92.1g / 3.25oz 73g / 2.57oz 136g / 4.8oz 127g / 4.48oz
Dimensi 68 x 50 x 28mm 54 x 50 x 28mm 64 x 63 x 29mm  64 x 63 x 29mm
Harga Resmi Kisaran - Rp. 380.000 Rp. 475.000 -

Demikian isu mengenai wall charger Aukey yang mendukung USB Type-C Power Delivery 2.0 dan 3.0. Sumber: www.aukey.com.

Senin, 27 November 2017

Mana Charger Yang Paling Bagus? Anker Vs Aukey Vs Tronsmart

Anker, Aukey, dan Tronsmart sering kita kenal sebagai produsen charger dan powerbank. Mereka sama-sama menyasar kelas menengah keatas dan sama-sama dari China. Sekilas kualitas tampak sama, sehingga kita sering galau mau pilih mana antara Anker, Aukey atau Tronsmart?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Elppas akan mencoba beropini menurut pengalaman dan hasil cari-cari gosip secara mendalam dari mbah Google..

Jawaban singkatnya:
  1. Anker
  2. Aukey
  3. Tronsmart
Sebenarnya tergantung pertanyaannya juga, itu kalau nanya soal kualitas atau manis mana, ya itu jawabannya. Tapi kalau budget ketat dan gak mikirin garansi tinggal pilih saja yang termurah toh kualitas gak jauh beda.

Jawaban lengkapnya:

Mulai dari pendirian perusahaan..
  • Anker didirikan antara tahun 2009-2011 oleh mantan software engineer pegawai Google berjulukan Steven Yang. Saat ini Anker tengah mengembangkan brand lainnya yaitu Eufy, Zolo, Roav, dan Nebula.
  • Aukey didirikan sekitar tahun 2007. Kurang gosip mengenai Aukey, namun tampaknya Aukey semakin berkembang.
  • Tronsmart didirikan pada tahun 2013. Walapun yang paling muda, tetapi tampaknya sudah selevel dengan Aukey.
Teknologi charger

Sebelumnya sudah aku bahas juga menengani teknologi cendekia pada charger Tronsmart, Aukey, dan Anker..
Dari ketiga tekonologi tersebut aku beropini bahwa teknologi PowerIQ 2.0 lebih unggul dari AiPower dan VoltIQ, alasannya sudah sanggup mendeteksi smartphone dengan teknologi Quick Charge 3.0 dan menyalurkan voltase dan ampere setara QC3.0, sementara AiPower dan VoltIQ hanya terbatas pada output maksimum 5V 2.4A.

Soal Harga Anker vs Aukey vs Tronsmart

Kalau soal harga tampaknya pemenangnya yakni Tronsmart, kemudian Aukey, dan paling mahal yakni Anker.

Tronsmart vs Aukey tampaknya tidak jauh berbeda biasanya cuma beda-beda sedikit, tapi kalau Anker seringkali harganya jauh lebih tinggi baik harga Import maupun harga Resmi.

Distributor Resmi dan Garansi

Ini mungkin hal yang cukup mempengaruhi dalam evaluasi aku yaitu keberadaan biro resmi di Indonesia..
  • Aukey Indonesia sudah ada (aukey.id redirect ixesories.com)
  • Anker Indonesia sudah ada (ankerindonesia.com)
  • Tronsmart Indonesia sampai dikala ini, November 2017, belum ada Authorized Distributor di Indonesia.
Secara resmi ketiga brand tersebut memperlihatkan garansi selama 18 bulan. Jika Anda membeli resmi jadi sanggup klaim garansi lebih gampang kalau ada Authorized Distributornya.

Sedangkan kalau Anda membeli barang import tentu tidak akan menerima garansi 18 bulan dari Distributor Resmi, biasanya hanya garansi toko selama 1 bulan.

Nah itu saja mungkin pendapat Elppas mengenai Anker vs Aukey vs Tronsmart. Jika Anda mempunyai pendapat lain silahkan membuatkan di komentar.
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com